Selasa, 02 November 2010

Halloween Lebih Seram Karena Rapot

Seperti yang kita tahu, Halloween biasanya diperingati pada tanggal 31 Oktober dengan hal-hal yang berhubungan dengan hantu-hantu yang seram. Seperti yang kita tahu, Halloween identik juga dengan kata-kata ‘Trick or Treating’ dan juga tradisi bagi-bagi permen atau cookies. Dan seperti yang kita tidak tahu, kenapa saya dari tadi kebanyakan menulis kata-kata “Seperti yang kita tahu” secara terus-menerus? Sudah.. Lupakanlah!

Lanjut. Mungkin orang-orang seperti di negara Amerika merayakan Halloween. Memang sudah seperti menjadi suatu tradisi yang menyenangkan dan juga penuh dengan rasa terkejut. Rasa terkejut itu datang biasanya ketika anak-anak kecil yang mengetok pintu dan mengejutkan orangnya dengan kata-kata ‘Trick or Treating’, kemudian anak-anak itu biasanya diberi oleh orang yang punya rumah suatu lemparan ember, maksud saya diberi permen satu ember. Menyenangkan bukan dapat permen gratisan. Sayang di Indonesia jarang seperti itu huhuhu..

Berbeda sekali suasana Halloween di sekolah saya. Mungkin bisa jadi lebih seram dibandingkan dengan Halloween di luar negeri. Tidak, sekolah saya tidak merayakan dengan kostum-kostum hantu. Tetapi yang membuat seram suasana Halloween disekolah saya adalah ‘Rapot Sisipan’. Iya memang tanggal 30 Oktober 2010 kemaren adalah waktunya pembagian hasil belajar atau bisa disebut ‘Rapot’. Saya tidak tahu ini suatu kebetulan atau dibuat-buat untuk memperingati Halloween yang membuat saya (dan mungkin semua murid) merinding, dag dig dug, sakit kepala, mungkin juga ada yang sembelitnya kambuh.

Well, bagaimana dengan kamu?? Semoga tidak sembelit dengan adanya Halloween hhehehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar